Senin, 18 Mei 2015

TUGAS PENDAHULUAN I

1.    POST (Power on Self-Test) yaitu test yg dibutuhkan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik, dan memberi informasi apakah komputer kita keadaan baik/tidak.
Kode beep AMI BIOS :


No
Gejala
Diagnosis
1
1 beep pendek
DRAM gagal mereflash
2
2 beep pendek
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM parity (system memory)
3
3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memori 64 KB pertama
4
4 beep pendek
Timer pada sistem gagal bekerja
5
5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6
6 beep pendek
Controler pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7
7 beep pendek
Video Mode error
8
8 beep pendek
Tes memori VGA gagal
9
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami error
11
11 beep pendek
Chace memori error
12
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memori rusak
13
1 beep panjang 8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal



Kode Beep AWARD BIOS


No.
Gejala
Diagnosa
1
1 beep pendek
PC dalam keadaan baik
2
1 beep panjang
Problem di memori
3
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di modul DRAM parity
4
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA.
5
Beep terus menerus
Kerusakan di modul memori atau memori video
  
Kode Beep IBM BIOS


No.
Gejala
Diagnosa

1
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2
1 beep pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik

3
beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang

4
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah Motherboard
6
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
7
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8
3 beep panjang
Keyboard error
9
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit



2.     Peripheral Device merupakan hardware tambahan yang disambungkan ke komputer biasanya dengan    bantuan kabel/nerkabel, berikut ini adalah contoh peripheral device :
  • Keyboard : Berbentuk mirip mesin ketik yg berisi huruf, angka, simbol-simbol khusus serta tombol-tombol fungsi. Gunanya untuk memberi perintah kepada komputer dengan cara menulis kata atau merekan  kombinasi beberapa tombol.
  • Mouse : Alat yang mirip tikus dan terdiri dari 2/3 tombol berfungsi untuk mengendalikan kursor dilayar monitor dengan cara menggerakkannya maju-mundur atau kesamping kiri/kanan.
  • Monitor : Bentuknya mirip televise dan berfungsi menampilkan proses dan hasil dari pekerjaan sebuah komputer.
  • Printer : Digunakan untuk mencetak output sebuah komputer dalam bentuk kertas, ada 3 jenis model printer yaitu Dot Metric, Inject, Laser.
  • Scanner : Digunakan untuk mengambil citra cetakan (gambar atau tulisan) untuk ditampilkan ke dalam komputer atau dari hard copy dirubah menjadi soft copy.
  • External Modem : Modem external di pasang di luar PC/Laptop dan di hubungkan melalui USB sedangkan modem internal terbentuk card yg di tancapkan ke motherboard.
  • Lighpad : Mirip bolpoint baca hanya ujungnya memiliki sensor control yang bisa digunakan untuk menulis, menggambar, dan menggerakan kursor.
  • Microphone dan Speaker : Untuk meneruskan dan merekam suara, sekaligus dapat disimpan ke komputer. Dan dapat menyalakan rekaman yg sudah tersimpan di komputer.

3.     BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan settingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.
Berikut komponen-komponen yang diatur oleh BIOS yaitu : 


1. Peripheral utama (main peripheral)
Yaitu peralatan yang harus ada dalam mengoperasikan komputer. Contoh periferal utama yaitu: monitor, keyboard dan mouse.


2. Peripheral pendukung (auxillary peripheral)
Yaitu peralatan yang tidak mesti ada dalam mengoperasikan komputer tetapi diperlukan untuk kegiatan tertentu. Contohnya yaitu: printer, scanner, modem, web cam dan lain-lain.


  • Standard CMOS Features, untuk seting tanggal dan melihat hardisk yang terdeteksi, dll.
  • Advanced BIOS Features, pengaturan boot device priority (pilihan device untuk pertama booting) dapat diset disini.
  • Advanced Chipset Features
  • Integrated Peripherals
  • Power Management Setup, pembagian tegangan untuk masing-masing periferal dimana ini sering digunakan untuk overclocking.
  • PnP/PCI Configuration, mengkonfigurasi clock/kecepatan dari setiap perangakat yang terpasang pada port PCI/PnP,misal vga pci ,lancard pci, wirelles port pci, HDMI,dll.
  • PC Health Status, kita bisa cek temperatur dan tegangan dari Power Suplly disini.
  • Load Fail-Safe Defaults (Load Factory Setting), pilih menu ini untuk mengembalikan seluruh setingan ke mode asalnya (default).
  • Load Optimized Defaults, mengembalikan settingan optimal yang direkomendasikan oleh bawaan pabrik.
  • Set Supervisor Password, memberi kata sandi agar tidak sembarangan user mampu mengubah-ubah settingan BIOS.
  • Set User Password
  • Save & Exit Setup, menyimpan settingan BIOS lalu keluar.
  • Exit Without Saving , keluar dari layar bios tanpa menyimpan settingan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar